16.6.11

Makna Menyenangkan dalam PAKEM


Pembelajaran menyenangkan (joy instruction) merupakan suatu proses pembelajaran yang didalamnya terdapat sebuah kohesi yang kuat antara pendidik dan peserta didik, tanpa ada perasaan terpaksa atau tertekan (not under pressure). Dengan kata lain, pembelajaran menyenangkan adalah adanya pola hubungan yang baik antara guru dengan peserta didik dalam proses pembelajaran.

Guru memposisikan diri sebagai mitra belajar peserta didik dalam proses pembelajaran, bahkan dalam hal tertentu tidak menutup kemungkinan guru belajar dari peserta didiknya. Hal ini dimungkinkan pesatnya perkembangan teknologi informasi tidak memungkinkan lagi guru untuk mendapatkan informasi lebih cepat dari peserta didiknya. Dalam hal ini perlu diciptakan suasana yang demokratis, dan tidak ada beban baik bagi guru maupun peserta didik dalam melakukan proses pembelajaran.

Untuk mewujudkan proses pembelajaran yang menyenangkan, guru harus mampu merancang pembelajaran yang baik, memilih materi yang tepat, serta memilih dan mengembangkan strategi yang dapat melibatkan peserta didik secara optimal (Mulyasa, 2006:194).

Bambang Ari Sugianto, fasilitator Managing Basic Education Bahasa Inggris, menyatakan bahwa pembelajaran yang menyenangkan berarti siswa asyik terlibat dalam proses pembelajaran karena penugasan yang diberikan guru menantang, sesuai dengan kebutuhannya serta berada dalam dunianya. Di lain pihak siswa merasa nyaman karena tidak dimarahi atau dicemooh ketika siswa membuat kesalahan sehingga berani berbeda dan tidak takut membuat kesalahan.

Pelaksanaan PAKEM dapat menjadikan kelas adalah tempat yang nyaman dalam belajar. Memajang hasil karya siswa di kelas, diadakan sudut-sudut baca dalam kelas, diharapkan mampu meningkatkan minat belajar, sebaliknya keadaan kelas yang kosong, tanpa pajangan akan menjadikan suasana kelas gersang, membosankan, dan tidak menggugah minat siswa (Supriono. S dkk, 2001:29).

Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM) sebagai strategi pembelajaran meliputi:
1. Bermain peran
2. Belajar kelompok
3. Menulis dengan kata-kata sendiri
4. Memecahkan masalah
5. Diskusi kelas
6. Debat praktek keterampilan
7. Penelitian
8. Drama.

Sumber: kabar-pendidikan

No comments:

Post a Comment

 

©2013 the healing | by eppoh