26.5.11

WANITA.....APA YANG KAU CARI???



Kenapa wanita bisa membenci setengah mati pria yang pernah dicintainya? Kenapa wanita lebih memilih cowok nakal daripada cowok baik-baik?
Kenapa wanita bisa melepas pria mapan, cakep, pintar dan baik demi pria yang justru tidak lebih baik dari pilihan sebelumnya?
Jika cowok memang buaya, kenapa cewek doyan dibuayain?

Banyak lagi pertanyaan-pertanyaan dibenakku yang seringkali saya menginginkan jawaban yang absolute, namun seringkali saya hanya menemukan jawaban relative… Apa sih yang dicari wanita? Rasa nyaman atau rasa aman? Cinta…, sebuah kata yang banyak diagungkan dan sekaligus menjerumuskan… Mungkin sudut pandang lurus seorang Night pada jalan yang tidak lurus dan sudut pandang Aimee yang lurus di jalan yang lurus (juga selalu mengharu biru) akan membentuk sudut pandang yang lebih berbeda.

Mungkin banyak buku yang membahas tentang bagaimana meluluhkan hati wanita, dari cara dikasihani hingga bersikap apa adanya dan lain-lain. Salah satu buku yang kusukai tentang hal beginian adalah buku Marketing in venus karangan Hermawan kartajaya (contoh kasusnya lebih cocok diaplikasikan di Indonesia daripada karangan Kotler ) dan buku-buku perilaku konsumen lainnya. Memang sih terkesan tidak ada hubungannya tapi percayalah mempelajari customer tidak ubahnya dengan mempelajari cewek, selalu berhubungan dengan mindshare, heartshare, positioning, meluluhkan hati, mengedepankan emosi,dll. Misalnya saja istilah kedepankan emosi maka logika ngga akan jalan, berapapun harga yang ditawarkan (selama masih wajar) maka pasti akan dibeli walaupun ada penjual lain menawarkan harga lebih murah…, ini karena trust dan layanan purnajual, benak yang tertanam, dll.

Membenci dan Mencintai…

Semudah mencintai, semudah itulah membenci seseorang yang pernah singgah di hati kita…, tergantung kasus perkasus sih tapi percayalah minimal sesudah putus kemungkinan untuk tetap temanan justru lebih sulit dan pada akhirnya memilih tidak berhubungan sama sekali. Saya percaya jika kita bisa mencintai seseorang dengan hati yang terdalam maka semudah itu kita akan membencinya, kenapa? Karena benci dan cinta dihasilkan dari hati yang sama, lagipula seseorang yang bisa menyakiti hati kita jelas seseorang yang dekat dihati kita…, dualitas benci dan cinta tetap saja berasal dari satu hati.

Kenapa cowok yang lebih nakal justru disukai?

Pria nakal lebih atraktif, itulah kesan yang ku tangkap. Wanita baik-baik lebih sering jatuh ke dalam pelukan pria nakal, mungkin karena pria nakal lebih berani dengan wanita? Atau wanita lebih suka pria nakal? Entahlah, hanya wanita yang bisa menjawab ini…, lagi-lagi relative berdasarkan selera, tapi coba saja baca buku-buku tentang hubungan pria dan wanita, jelas pria nakal lebih atraktif.

Kenapa?

 Ketika wanita dibuayain dan mereka tau yang dihadapi adalah buaya tetap saja ada yang jatuh ke dalam mulut buaya juga, ini sih hanya mereka yang mengalami yang bisa menjawabnya… Kenapa wanita bisa melepas pria mapan, cakep, pintar dan baik demi pria yang justru tidak lebih baik dari pilihan sebelumnya? Ini sih saya benar-benar penasaran, apakah yang terlalu sempurna justru menjadi tidak sempurna?


By: ayo gabung

No comments:

Post a Comment

 

©2013 the healing | by eppoh