10.5.11

merasa sendiri

Terkadang, kita merasa menjadi orang yang paling menderita sedunia… ...

Dalam mensikapi masalah ada perbedaan antara wanita dan laki-laki. Kalau lelaki, biasanya lebih tenang dan lebih mengandalkan rasionya sehingga cepat menghasilkan solusi. Lain lagi dengan kaum hawa. Wanita yang memang dikaruniai perasaan yang lebih dominan, biasanya paling sensi terhadap masalah. Itulah kenapa solusi terakhir wanita biasanya adalah dengan mengeluarkan air mata, apalagi kalau sudah mentok tak menemukan solusi. Tapi ada yang lebih parah lagi, ia suka mendra matisir sesuatu! Misalnya, ketika mendapat beban kerja sedikit lebih banyak dari biasanya. Berbagai pikiran buruk langsung bersemayam dipikiran.
Urusan mendramatisir sesuatu ini sebenarnya berpangkal pada wanita ingin selalu dimengerti dan selalu ingin mendapatkan kebahagiaan. Namun, terkadang diungkapkan terlalu berlebihan sehingga menjadi masalah terutama buat dirinya sendiri.

Padahal, kalau kita berpikir masalah bahagia, tidak akan ketemu walau dicari sampai ke ujung dunia jika hati kita masih merasa kecil dan sempit. Kebahagiaan itu letaknya jauh di dasar hati yang selalu bersyukur. Jika kita lihat, tak usah jauh-jauh, lihat anggota keluarga kita, apakah mereka bahagia? Kita lihat keponakan yang masih lucu-lucu. Melihat mereka saja kita bahagia. Mengapa? Karena mereka tak merasa menderita. Padahal mereka lebih kecil postur tubuhnya dari kita, tapi mereka tak pernah protes kenapa badan saya kok kecil? Atau kenapa saya tidak bisa ini itu seperti orang dewasa? Itu karena mereka tak berharap banyak di luar kemampuannya. Malah mereka menikmati hidup sebagai anak kecil. Bermain dengan teman sebayanya. Sekali-kali menangis jika bermasalah dengan temannya, namun setelah itu tertawa lagi sekeras-kerasnya. Hidup bagi mereka sangat menyenangkan. Betapa bahagianya jika orang dewasa dapat menikmati hidup seperti anak kecil. Mengalir dan tanpa tekanan.

Atau jika kita melihat anggota di seliling kita yang lain, mungkin ada seorang kerabat atau tetangga kita yang tak seberuntung kita. Mungkin mereka mengalami sakit, atau mereka tak senasib dengan kita dalam masalah rejeki. Ada mereka yang buat makan saja susah.

Dengan melihat sekeliling kita yang berada di bawah kita lah, kita akan bersyukur.

No comments:

Post a Comment

 

©2013 the healing | by eppoh