8.10.14

contoh cara pengisian instrumen PK Guru



mungkin para guru masih ada yang bingung dalam mengisi format PKG. saya mencoba untuk mengisi langkah-langkah penilaian dari kompetensi 1 sampai kompetensi 14. silahkan di klik saja link di bawah ini:

21.9.14

SOAL UTS SD KELAS 4 KURIKULUM 2013

Pemerintah Kota Bandung
Dinas Pendidikan

  SD Negeri Cipamokolan 3
Jl. Derwati No. 40 Kec. Rancasari

SILAHKAN TINGGAL DI KLIK SAJA


SOAL UTS KELAS 4 TEMA 1

SOAL UTS KELAS 4 TEMA 2

6.9.14

RPP KELAS 4 KURIKULUM 2013

 

 Untuk guru kelas 4  silahkan apabila membutuhkan RPP kurikulum 2013, tinggal di klik saja di bawah ini:


RPP KURIKULUM 2013 KELAS 4  TEMA 1
 SUB TEMA 1



27.8.14

FORMAT PENILAIAN KURIKULUM 2013

penilian 2013


Saya sangat berterima-kasih sekali kepada Bapak Totok Yulianto, beliau telah berbagi postingannya tentang penilaian kurikulum 2013 yang mana sangat memberikan beban kepada guru untuk bekerja keras. Dengan adanya format ini saya ingin berbagi lagi kepada rekan-rekan yang mana format ini akan sangat membantu para guru dalam mengerjakan peniaian.

Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar Peserta Didik dengan kata lain Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan.
Penilaian dapat dilakukan selama pembelajaran berlangsung (penilaian proses) dan setelah pembelajaran usai dilaksanakan (penilaian hasil/produk).

Menurut Panduan Penilian kurikulum 2013 SD baru ( Silahkan di Download dulu ) penilaian setiap mata pelajaran meliputi kompetensi pengetahuan, kompetensi keterampilan, dan kompetensi sikap. Kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan menggunakan skala 1–4 (kelipatan 0.33), yang dapat dikonversi ke dalam Predikat A – D sedangkan kompetensi sikap menggunakan skala Sangat Baik (SB), Baik (B), Cukup (C), dan Kurang (K).

Pendekatan penilian yang saya coba rumuskan adalah melalui pendekatan tema, bukan pendekatan KD. Sesuai dengan ruh kurikulum 2013 adalah pendekatan TEMA bukan Mapel. Saya mencoba menjabarkan ke dalam software penilian sebagai berikut :



SILAHKAN DI KLIK SAJA:




26.8.14

SOAL ULANGAN HARIAN DAN UTS KELAS 5 KURIKULUM 2013

RPP KURIKULUM 2013 KELAS 5 TEMA 1

 

 Untuk guru kelas 5 silahkan apabila membutuhkan RPP kurikulum 2013, tinggal di klik saja di bawah ini:






18.5.14

KUMPULAN KISI-KISI DAN SOAL UKK KELAS IV

KUMPULAN KISI-KISI DAN SOAL UKK KELAS II

11.5.14

KUMPULAN KISI-KISI DAN SOAL UKK KELAS 5

9.4.14

Kegiatan Pameran Adiwiyata SDN Cipamokolan

 SDN CIPAMOKOLAN IKUT SERTA DALAM PAMERAN ADIWIYATA YANG BERTEMA SAVE  OUR EARTH









28.3.14

Contoh Soal Cerdas Cermat Adiwiyata





SDN Cipamokolan bekerja sama untuk mewujudkan sekolah Adiwiyata, selain kegiatan pembenahan taman sekolah, pembenahan TOGA juga persiapan menghadapi lomba cerdas cermat, ini adalah contoh soal tentang adiwiyata.










Program Sekolah Adiwiyata SDN Cipamokolan

SDN CIPAMOKOLAN
SEKOLAH PEDULI LINGKUNGAN

 
Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan yang dicanangkan pada 21 Februari 2006, bertujuan meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan pemahaman tentang pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup dalam pembangunan berkelanjutan melalui dunia pendidikan.

Alasan dasar diadakan Sekolah Adiwiyata adalah pembangunan berkelanjutan merupakan tanggung jawab bersama termasuk masyarakat dunia untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan, dan kehancuran akibat pembangunan yang tidak mempedulikan kelestarian lingkungan. Melalui sekolah adalah salah satu cara mewujudkan komitmen dengan mengembangkan program pendidikan lingkungan hidup pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Tanggung jawab dan komitmen sekolah disebut “Sekolah Adiwiyata”.

Sekolah Adiwiyata merupakan sarana yang tepat dan ideal, untuk mewujudkan bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup (PPLH). Sekolah merupakan tempat memperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma, serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup dalam menuju cita-cita pembangunan berkelanjutan. Melalui tata kelola sekolah yang baik dapat mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Bagaimana mewujudkan sekolah Adiwiyata?


Ada dua prinsip dasar dari program Sekolah Adiwiyata.

Pertama, partisipatif. Warga sekolah

terlibat dalam manajemen sekolah melalui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi sesuai dengan peran dan tanggung jawab. Kedua, berkelanjutan. Keseluruhan kegiatan harus dilakukan secara terus menerus secara komprehensif.

Berdasarkan kedua prinsip tersebut, maka ditetapkan empat komponen standar yang menjadi satu kesatuan dalam mencapai sekolah Adiwiyata.
  • Kebijakan berwawasan lingkungan dengan standar kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) yang memuat upaya PPLH dan alokasi rencana kegiatan anggaran sekolah (RAKS) yang mendukung upaya PPLH tersebut.
  • Pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan dengan standar guru yang mempunyai kompetensi dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran lingkungan hidup dan siswa yang telah melakukan kegiatan pembelajaran tentang PPLH.
  • Kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dengan standar pelaksanaan kegiatan PPLH yang terencana bagi warga se­kolah dan menjalin kemitraan dalam upaya PPLH dengan berbagai pihak (masyarakat, pemerintah, swasta, media, sekolah lain).
  • Pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan dengan standar ketersediaan sarana prasarana pendukung yang ramah lingkungan dan peningkatan kualitas pengelolaan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan di sekolah.

Dengan demikian, sekolah Adiwiyata bukanlah sekolah instan/dadakan, tetapi memerlukan proses.

 

©2013 the healing | by eppoh